Kamis, April 18, 2024
BerandaKabar PemiluGanjar Dan Anies Minta Prabowo Buka Data Pertahanan, Nusron Wahid ...

Ganjar Dan Anies Minta Prabowo Buka Data Pertahanan, Nusron Wahid Bilang Negara Perlu Kerahasiaan

- Advertisement -

 

Politikterkini.com| Nusron Wahid yang juga merupakan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, beri tanggapan soal  permintaan yang ditujukan kepada capres nomor urut 2 Prabowo Subianto untuk membuka data soal pertahanan RI.

- Advertisement -

Pertanyaan ini diajukan oleh capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam Debat Capres Ketiga.diketahui bahwa pada debat yang berlangsung Minggu (07/01/24) di Istora Senayan, Jakarta, Ganjar dan Anies meminta Prabowo membuka data pertahanan terkait alutsista hingga anggaran untuk Kemhan RI.

Dalam tanngapan yang disampaikan oleh  Nusron menyebutkan bahwa Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan RI ini tentu tidak akan mau membuka sesuatu yang menjadi rahasia negara, sebab tidak mungkin data alutsista dan jenis yang kita miliki dibuka secara telanjang.

- Advertisement -

Baca Juga : Beri Nilai 11 Dari 100 Untuk Kinerja Kemenhan, Anies Dinilai Tidak Obyektif

“Data pertahanan dibuka dan disampaikan dalam debat, jelas Pak Prabowo sebagai Menhan tidak mungkin bersedia, sebab tidak mungkin data alutsista dan jenis yang kita miliki dibuka secara telanjang,” ucap Nusron melalui keterangan tertulisnya, hari ini, Senin (08/01/24).

- Advertisement -

Masih menurut Nusron, kerahasiaan negara menjadi sebuah tantangan tersendiri dalam kehidupan negara demokrasi. Ia menjelaskan pertahanan menjadi bagian dari kerahasiaan negara. Namun di sisi lain, negara demokrasi membutuhkan transparansi sebagai keharusan.

“Di setiap negara demokratis itu memang selalu ada tegangan antara secrecy dengan defense dan security. Di satu sisi transparansi penting sebagai bagian dari demokrasi. Namun di sisi lain pertahanan negara juga perlu kerahasiaan,” ujar Nusron.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Nusron menjelaskan proses di legislatif menjadi sebuah solusi. Proses delibrasi di legislatif menjadi titik tengah, dan proses ini yang justru sudah dilakukan dan tetap harus transparan dalam kebijakan, namun tidak boleh menelanjangi strategi pertahanan. (pt)

 

- Advertisement -
Artikel Terkait

6 KOMENTAR

  1. Ada yang perlu dibuka untuk umum dan ada yang dirahasiakan untuk kepentingan negara. Itu aja ga mikir gimana mau jadi presiden wkwkwkwk

  2. Kalau ada yang bertanya soal pertahanan negara wajar-wajar saja menurut saya. Tapi yang tidak wajar kalau tanya soal data dan rahasia pertahanan negara

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

- Advertisment -