Bagikan:

Jakarta – Akademisi Institut Teknologi Indonesia (ITI) Yenny Widiantiy menyebutkan keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja adalah salah satu kebutuhan masyarakat saat ini. Hal itu tertuang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 11/2020.

Salah satu tujuannya adalah untuk menciptakan lapangan kerja.

Yenny mengatakan percepatan penciptaan lapangan kerja melalui UU Cipta Kerja diupayakan  dengan menghilangkan hambatan-hambatan peraturan. Ia berpendapat semangat Undang-Undang Cipta Kerja adalah seperti bola pikir orang berlatar belakang disiplin Ilmu Teknik yang lebih mengedepankan penyerdehanaan.

“Kalau melihat latar belakang keluarnya UU Cipta Kerja, itu sejalan dengang pola pikir orang teknik industri. Kita bicara bagaimana melakukan penyederhanaan, membangun sistem yang lebih simpel dan menghilangkan pemborosan itu adalah pola pikir kami untuk menciptakan value,” jelas Yenny.

Undang-Undang Cipta Kerja merupakan hasil penyederhanaan dari beberapa pasal menjadi satu undang-undang yang mengatur tentang ketenagaan di Indonesia. Dengan adanya undang-undang tersebut, pemerintah memiliki harapan meningkatkan perekonomian di Indonesia.

Tujuan RUU Cipta kerja yaitu untuk mentransformasikan perekonomian Indonesia. RUU juga memiliki implikasi  kuat bagi perusahaan multinasional yang beroperasi atau mempertimbangkan dalam berinvestasi dibidang ekonomi terbesar di Asia Tenggara.

Untuk itu, Yenny mengharapkan Sumber Daya Manusia agar proses pelaksanaan RUU Cipta kerja berjalan efektif di Indonesia. Selain itu,  kredibilitas dan integritas Tim Uji Kelayakan Lingkungan Hidup harus bertugas sebagai penilai Analisi Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan diatur dalam RPP Pelaksanaan UU Cipta Kerja.

Saat ini Indonesia dilirik 3 perusahaan besar didunia. Adapun bentuk investasi yang akan dilakukan perusahaan besar ini di Indonesia adalah penghasil Nikel yang akan ditinjau oleh Tesla, Tokopedia yang dilirik oleh Google dan begitu juga Amazon yang akan membuka infrastruktur atau AWS region di Jakarta pada akhir tahun 2021 atau awal 2022 nanti.

BACA JUGA :  LaNyalla Doakan Aa Gym Sembuh dari Covid: Kami Nantikan Dakwahnya

(Ijs)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *