Bagikan:

Jakarta – Jajaran direksi dan dewan pengawas baru Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan maupun Kesehatan diharapkan mampu menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi kedua badan tersebut.

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar dalam keterangan resminya menyatakan optimis pejabat baru BPJS terpilih dapat dengan mudah mengidentifikasi masalah-masalah tersebut, Minggu (21/2/21).

Menurutnya, latar belakang para pejabat itu merupakan orang-orang yang sudah terlibat dalam ekosistem jaminan sosial sebelumnya.

“Mereka merupakan orang yang berpengalaman dengan jaminan sosial, sehingga masalah-masalah ini dapat diselesaikan bertahap dan pasti,” ujarnya.

Beberapa persoalan yanng masih terjadi di BPJS Ketenagakerjaan diantaranya mengenai kepesertaan, palayanan, dan investasi.

Sementara pada BPJS Kesehatan masalah yang ada seputar isu kepesertaan, pelayanan dan fasilitas kesehatan, serta pembiayaan.

BPJS Watch menilai, kunci penyelesaian masalah-masalah tersebut adalah dengan membangun komunikasi yang baik dan efektif dengan sejumlah pemangku kepentingan.

Para pejabat baru juga senantiasa mengkaji dan mempertimbangkan dengan baik setiap masukan-masukan yang diberikan.

Pada Jumat lalu, Presiden Joko Widodo mengangkat tujuh orang direksi BPJS Ketenagakerjaan dan delapan direksi BPJS Kesehatan periode 2021-2026.

Rencananya, Jokowi akan melantik sejumlah direksi itu pada hari ini, Senin (22/2/21).

(ANS/IJS)

 

BACA JUGA :  Pemerintah Anggarkan Rp66,99 Triliun untuk Perbankan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *