Bagikan:

Jakarta – Ketua Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) M. Asri Anas bertemu dengan Plt Bupati Majene Lukman sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan untuk korban bencana gempa bumi berkekuatan M 6,2 pada Jumat (15/1/2021).

“Pagi ini pertemuan dengan Plt Bupati Majene sekaligus menyerahkan sumbangan yang bersumber dari donatur KKMSB wilayah Sultra, Kalsel, Papua, Yogya dan sejumlah wilayah lain di Indonesia,” kata Asri Anas di Majene, Sulbar, Senin (25/1/2021).

Anas menyebut, ada 3.000 paket bantuan untuk warga terdampak gempa yang berisi sembako dan peralatan sehari-hari. “Seperti beras, susu (bayi dan dewasa), abon, minyak, sikat gigi, odol dan sarden,” lanjutnya.

Selain bantuan berupa kebutuhan pokok, KKMSB juga menyerahkan semen untuk memperbaiki masjid dan musala di kawasan Majene yang terdampak gempa.

“Bantuan 1000 sak semen khusus kabupaten Majene diperuntukkan rehabilitasi masjid dan musala yang berdampak bencana. Diperkirakan sekitar 21 masjid di Majene rusak,” ucap Asri.

BACA JUGA :  Gempa Majane: 8 Meninggal, 637 Luka, 62 Rumah Rusak, Dan Longsor

Asri Anas bersama rombongan KKMSB melanjutkan perjalanannya ke desa yang terdampak gempa cukup parah. Kedatangan mereka juga bertujuan menyerahkan bantuan.

“Dilanjutkan memberikan donasi di Malunda di Desa Mekkatta 600 KK pengungsi dari tiga tempat terparah yaitu Dusun Samaleo, Dusun Aholean, dan Dusun Lemo,” katanya.

Rencananya rombongan akan bertolak ke Mamuju, namun ada laporan dari polisi setempat bahwa terjadi longsor di Tapalang yang merupakan akses menuju ke Mamuju.

Meski begitu, rombongan menyempatkan singgah di Posko Tappalang untuk memberi semangat kepada para relawan di sana.

“Lanjut memberikan semangat agar terus menjaga kebersamaan relawan di Posko Tappalang yang rencananya berada di lokasi hingga 30 Januari. Rencana lanjut ke Mamuju hanya kapolsek melaporkan longsor di Tappalang sulit lewat,” pungkas Asri.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *