Senin, April 15, 2024
BerandaKata PolitikGanjar Pranowo Sampaikan Soal Janji Politik Wajib Dipenuhi Saat Bicara Di...

Ganjar Pranowo Sampaikan Soal Janji Politik Wajib Dipenuhi Saat Bicara Di Rakernas XVI Apeksi

- Advertisement -

 

Politikterkini.com | Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah dan juga merupakan  Bakal calon presiden (bacapres) PDI Perjuangan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar, Sulawesi Selatan.

- Advertisement -

Salah satu pemaparan yang disampaikan Ganjar di hadapan 85 wali kota se-Indonesia yang hadir dalam Rakernas XVI Apeksi di Upperhills Convention Center, Kamis (13/07/23)  terkait janji politik yang wajib ditepati agar tidak menjurus kepada kebohongan.  Menurut Ganjar hal ini perlu jadi atensi khusus di dalam pemerintahan.

“Kami coba komunikasikan bagaimana pemerintahan bersih yang tidak korupsi, yang kedua bagaimana kemudian janji politik itu dipenuhi. Tidak korupsi, tidak menipu, karena rakyat biasanya begitu,” kata Ganjar di Makasar hari ini, Kamis (13/07/23)

- Advertisement -

Dalam pemaparan lebih lanjut Ganjar menyampaikan ketika dirinya bertanya kepada  masyarakat Jawa tengah ‘apa problem yang ada di Jawa Tengah hari ini. Masyarakat menjawab yang  pertama korupsi, yang kedua janji politik yang biasanya tidak ditepati.

“Tidak ditepati itu, kalau tidak mencapai target, buka tidak ditepati. Tapi kalau sudah janji, tapi dia tidak eksekusi, apalagi dalam perencanaan pembangunan sampai jadi program, itu bohong. Yang diminta masyarakat kemudian apa? ‘Saya hanya minta dua Pak, pemerintahnya bersih dan melayani.” ujar Ganjar.

- Advertisement -

Pada pemaparan lain ganjar juga  meminta kepada wali kota se-Indonesia untuk mewaspadai pungutan liar (pungli) bermodus infaq di sekolah.  Kata Ganjar, dalam dunia pendidikan ada saja perilaku yang katanya itu biasa yakni Pungli.

Lebih lanjut Ganjar menyampaikan bahwa masih adanya biaya yang mesti dikeluarkan orang tua siswa. Padahal Gubernur Jawa Tengah itu sudah menyiapkan Rp 800 miliar yang dialokasikan di dunia pendidikan.

“800 miliar saya berikan agar kalian sekolah nggak usah bayar. Bertahun-tahun keputusan ini kita berikan, apakah kemudian kawan-kawan kita melakukan itu? Jawabannya tidak semua,” tutur Politisi PDI Perjuangan itu.

Pada kesempatan itu juga Ganjar  berjanji akan menuntaskan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Ganjar menilai pembangunan IKN Nusantara tidak hanya soal pembangunan gedung semata. Tapi terkait  energi hijau, ekonomi biru dan  infrastrukturnya disiapkan. Sehingga kalau bicara IKN itu adalah cerita masa depan Indonesia.

Ganjar juga berbicara soal teknologi transportasi, polusi, hingga pengelolaan sampah,  infrastruktur dan teknologi informasi yang baik. Menurutnya, seluruh imajinasi dan kreasi akan berkembang  Creative Hub akan muncul  karena anak-anak yang punya potensi itu akan mengembangkan dan mengendalikan dari tempat-tempat itu. (nt/pt)

- Advertisement -
Artikel Terkait

6 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

- Advertisment -