Bagikan:

Jakarta – Pemerintah resmi memangkas jumlah cuti bersama tahun 2021, yang sebelumnya jatah libur tujuh hari menjadi  dua hari. Keputusan tersebut ditentukan dalam Rapat Koordinasi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

“Setelah dilakukan peninjauan kembali SKB, maka cuti bersama dikurangi dari semula 7 hari menjadi hanya tinggal 2 hari saja,” ujar Muhadjir Effendy.

Ia mengatakan, terpangkasnya jatah cuti bersama disebabkan kurva kasus COVID-19 yang belum juga melandai. Pemerintah khawatir, jika diberikan libur panjang, kasus Covid-19 akan meningkat.

“Pemerintah perlu meninjau kembali cuti bersama yang berpotensi mendorong terjadinya arus pergerakan orang sehingga penularan meningkat,”kata Effendy.

Diketahui jatah 5 hari yang terpangkas berasal dari cuti bersama Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada 12 Maret; Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah/2021 pada 17, 18, 19 Mei; dan Hari Raya Natal 2021 pada 27 Desember.

Jadwal cuti yang tidak berubah yakni, Hari Raya Idulfitri 1442 H/2021 pada 12 Mei dan Hari Raya Natal 2021 pada 24 Desember; bertujuan agar kepolisian dapat mengelola pergerakan masyarakat dan tidak terjadi penumpukan massa pada satu hari.

Kebijakan itu menjadi perbincangan di dunia maya, bahkan beberapa warganet menanggapi keputusan tersebut. Salah saatu pemilik akun Facebook @Anastasia Anita Setyawati Bapak “menteri yang satu ini memang kerjanya selalu bikin aturan yang menyusshkan. Dulu jadi mendikbud juga menyusahkan orang.🙄” tulisnya. 

Akun lainnya, @TeunyahoBiarin kagak libur juga… kitamah kagak pernah piknik,” ujarnya. 

Akun @Berrick Penularan covid turun, tapi rakyat stress, stroke makin banyak karna kurang liburan😁

Jonathan DolidondaKalau cuti bersama di apusin yah cuti tahunannya jadi nambah kalau cuti tahunannya nambah yah sama aja toh 😅😅😅” tulisnya di kolom komentar. 

@Moh IsnainTerlalu cepat buat keputusan cuti bersama, akhirnya di ralat lagi, berarti hingga desember korona masih tinggi 😀” tulisnya.

Soal cuti bersama yang dipangkas oleh pemerintah ini menjadi trending nasional.  Menurut tangkapan mesin Sciograf pada hari ini, Selasa  (23/02/2021) Pukul 10:00  WIB, postingan yang dirilis News.detik.com pada 21 Februari 2021 Pukul 07:37 WIB ini mencatat share count atau telah dibagikan 67 kali, 370 likes dan 65 komentar.  Selain itu, berita ini mencatat 364.

BACA JUGA :  Merapi Keluarkan Lava Pijar, GKR Hemas: Keselamatan Warga Yogya Jadi Prioritas

Sciograf adalah layanan Big Data dengan teknologi end to end encryption, yang terdiri dari web/robot crawler, indexing/clustering dan analisis berbasis teknologi big data.

Sciograf dapat memenuhi kebutuhan data terkini dengan keluaran data bervolume sangat besar dan berkecepatan tinggi serta menghubungkan data dengan berbagai format. (May/IJS)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *