Bagikan:

Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan lebat pada 23-24 Februari 2021. Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan, agar mastarakat tetap waspada hingga awal Maret 2021 nanti.

“Saya sampaikan, kesimpulannya, hari ini kita masih harus waspada ya, kemudian waspada berikutnya tanggal 23 dan tanggal 24, itu yang kami tekankan saat ini,” ujar Dwikorita saat itu.

Ia memperkirakan puncak musim hujan belum berakhir di akhir bulan ini. Bahkan, Dwikorita memprediksi, puncak musim hujan akan terjadi sampai awal Maret 2021.

Dwikorita menuturkan, kondisi cuaca ekstrem terjadi karena beberapa faktor. Ia menjelaskan, salah satu faktor utamanya adanya peningkatan aktivitas awan hujan di wilayah Indonesia bagian barat.

“Pertama, pada 18-19 Februari terlihat adanya aktivitas penguatan udara cukup signifikan. Hal tersebut terlihat dihampir seluruh Asia. Hal itu cukup signifikan mengakibatkan peningkatan aktivitas awan hujan di wilayah Indonesia bagian Barat,” ujarnya.

Dwikorita menjelaskan, hal tersebut juga bisa terjadi lantaran adanya gangguan atmosfer di zona ekuator. Ia menambahkan, aktivitas di zona ekuator mengakibatkan perlambatan dan pertemuan angin, ada pembelokan dan pertemuan angin dari arah utara.

“Saat ini, secara kebetulan terjadinya membeloknya itu tepat melewati area DKI Jakarta dan sekitarnya. Ketika membelok melambat di situlah terjadi peningkatan intensitas pembentukan awan hujan yang terkondensasi turun sehingga membuat curah hujan cukup tinggi,” pungkas Dwikorita.

(FWI/IJS)

BACA JUGA :  Tim Penyelamat "Lawan Waktu" Tuk Selamatkan Korban Gempa di Mamuju

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *