Senin, April 15, 2024
BerandaKata PolitikBicara Dihadapan Wali Kota Se-Indonesia di Rakernas XVI Apeksi, Prabowo Bilang...

Bicara Dihadapan Wali Kota Se-Indonesia di Rakernas XVI Apeksi, Prabowo Bilang Indonesia Nagara Kaya

- Advertisement -

 

Politikterkini.com | Prabowo Subianto, Menteri Pertahanan RI yang  juga merupakan bakal calon presiden (bacapres) dari koalisi partai Kebangkitan Indonesia Raya (KIR) sampaikan paparan gagasan di Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Makassar hari ini, Kamis (13/07/23).

- Advertisement -

Kata Prabowo, kita harus paham dan mengerti bahwa kita adalah negara yang kaya. Prabowo mengutip berbagai lembaga dunia peneliti sumberdaya alam, yang  menempatkan Indonesia  sebagai negara terkaya ke-6 didunia dari segi sumberdaya alam.

Prabowo juga mengingatkan, karena Indonesia sangat kaya makanya sejak zaman dahulu menarik minat banyak negara disunia. Ia menerangkan bahwa banyak negara datang ke Indonesia karena membutuhkan sumberdaya alam Indonesia.

- Advertisement -

“Jadi saudara-saudara para pemimpin rakyat, para kepala pemerintahan kota, anda harus paham bahwa negara kita demikian kayanya dan karena kaya kita harus siap selalu untuk diganggu.” kata Prabowo di Makasar, hari ini, Kamis (13/07/34).

Lebih lanjut Prabowo memberi contph tentang Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bertekat agar sumberdaya alam Indonesia tidak boleh dijual murah dalam bentuk bahan mentah dan melakukan hilirisai sumberdaya alam, dimana akan dikelola di Indonesia yang memberikan dampak ekonomi yang berlipat ganda.

- Advertisement -

Pada bagian awal pemaparannya, Prabowo juga meminta izin kepada warga Sulawesi Selatan untuk memindahkan makam Pangeran Diponegoro yang berada di Kota Makassar. Hal ini karena Pangeran Diponegoro sedang dalam pengasingan penjajah Belanda ketika wafat di Makassar.

Menurutnya, cara menghormati perjuangan para pahlawan ialah dengan memindahkan makam pahlawan ke daerah asalnya, di antaranya Pangeran Diponegoro yang merupakan asli Yogyakarta dan dimakamkan di Makassar. Hal ini perlu dilakukan mengingat para pahlawan tidak menikmati kemerdekaan dari perjuangannya. (nt/pt)

 

- Advertisement -
Artikel Terkait

7 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

- Advertisment -