Senin, April 15, 2024
BerandaKabar PemiluAnies Minta Serius Tangani Dugaan Kecurangan Pemilu, Ini Respon KPU

Anies Minta Serius Tangani Dugaan Kecurangan Pemilu, Ini Respon KPU

- Advertisement -

 

Politikterkini.com|  Anies Baswedan minta KPU serius menyikapi laporan dugaan kecurangan Pemilu 2024,  mendapat tanggapan dari KPU melalui Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik , Sabtu (17/02/24) kemarin. Idham memastikan akan menindaklanjuti segala putusan dari Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK).

- Advertisement -

“Bawaslu selaku lembaga yang diberi kewenangan atributif oleh UU Pemilu pasti akan menangani dugaan pelanggaran pelaksanaan aturan pemilu dalam pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi suara,” kata Idham.

Masih menurut penjelasan Idham, sesuai dengan Pasal 462 UU Nomor 7 Tahun 2017, di mana KPU wajib menindaklanjuti putusan Bawaslu paling lama tiga hari. Selain itu, juga Pasal 475 ayat (4) UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang KPU wajib menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi.

- Advertisement -

Baca Juga : Soal Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, Anies Baswedan Minta KPU Serius Tindaklanjuti Laporan Publik

Selanjutnya  Idham mencontohkan terkait tindak lanjut yang dilaksanakan KPU atas putusan Bawaslu. Di antaranya, kata Idham, ialah melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara ulang berdasarkan rekomendasi Bawaslu.

- Advertisement -

“Itu sebagai bukti bahwa KPU berkomitmen melaksanakan aturan teknis pemungutan dan penghitungan suara di TPS sebagaimana diatur di dalam Undang-Undang Pemilu,” ujar Idham.

Diketahui di FKUI, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (17/02/24) kemarin, Anies Baswedan Capres nomor urut 01 itu  mengatakan  KPU  perlu serius menyikapi dugaan kecurangan pemilu. KPU harus menghormati semua laporan mengenai problem tersebut.

Baca Juga : Karena Banyak Kesalahan Sistem, PKS Minta KPU Hentikan Publikasi Sirekap

“Perlu serius, KPU harus menghormati semua laporan karena kita ingin kualitas demokrasi lebih baik,” kata Anies.

Dalam penjelasan lebih lanjut  Anies mengemukakan keseriusan KPU dalam menindaklanjuti setiap laporan dugaan kecurangan pemilu bertujuan agar kualitas demokrasi di Indonesia lebih baik. Dia mengatakan salah satu indikasi demokrasi yang baik, yakni pemilu berjalan bersih dan jujur.

“Salah satu indikasi demokrasi baik itu pemilu yang bersih, kemudian jujur, ya kalau ada kekurangan-kekurangan harus ditindaklanjuti, harus dilakukan langkah-langkah untuk memastikan setiap suara rakyat itu terhitung dan semua aspirasi sesuai dikalkulasi ya,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (pt)

 

- Advertisement -
Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -

Most Popular

- Advertisment -